Fermentasi Pakan Dengan SSG

   
    Dalam dunia peternakan kendala yang sering kita jumpai adalah masalah pakan,mulai dari harga pakan yang semakin lama semakin mahal,kalau musim kemarau rumput pada kering,musim hujan males nyarinya<tu kalo saya> hehee .Tapi tenang di jaman seperti sekarang ini sudah banyak orang-orang pinter yang menemukan obat fermentasi salah satunya adalah SSG<suplemen super grow>.Dengan SSG ini kita bisa membuat pakan dari bahan-bahan yang ada di sekitar kita,seperti gedebog pisang,enceng gondok,ampas tahu dll dan hebatnya lagi kita tidak perlu membuat tiap hari cukup satukali buat untuk 1 atau 2 minggu<tapi tergantung buatnya bos banyak atau tidak> maksuknya pakan yang kita fermentasi dengan SSG ini tahan lama tidak busuk.Dari tadi SSG terus apa itu SSG?dan apa keuntungan bagi kita kalau menggunakan produk SSG serta apa manfaat buat ternak kita???

     Suplemen super grow<SSG>adalah salah satu fermentor terbaik yang terbuat dari tumbu-tumbuhan alami tidak mengandung bahan kimia.Untuk proses pembuatan pakan ternak hanya membutuhkan waktu 1 sampai 2 jam dan bisa juga di berikan langsung pada ternak kita dengan cara di campurkan pada minuman<1 liter air 10 ml SSG>.Keuntungannya adalah kita bisa menghemat waktu dan biaya untuk pakan ternak kita,sedangkan untuk manfaat bagi ternak itu adalah sebagai berikut!!!

1.Pemecah protein pada pakan,agar lebih cepat terserap oleh tubuh terna kita
2.Mengawetkan makanan ternak kita dari bakteri pembusuk<pantogen>
3.Melancarkan peredaran darah pada  ternak
4.Membuat hewan ternak kita  jadi lebih aktif dan agresif
5.Menambah nafsu makan pada ternak
6.Mempercepat pertumbuhan dan produksi daging
7.Mengurangi bau kotoran ternak

    Ok selanjutnya kita menuju ke cara fermentasi pakan dengan SSG,bahan-bahan yang perlu kita siapkan adalah sebagai berikut!!

1.SSG
2.Ampas tahu/gaber budin
3.Gedebog pisang/enceng gondok atau sayuran sisa di pasar
4.Tetes tebu/gula merah
5.Kantong plastik besar
6.Garam

CARA MEMBUAT

   Campur SSG dengan air dan tetes tebu/gula merah dengan perbandingan 1 liter air,10 ml SSG dan 50 ml tetes tebu/1 ons gula merah ditambah setengah sendok teh garam.Potong gedebog kecil-kecil campur dengan ampas tahu/gaber budin dengan perbandingan 60:40 aduk hingga rata lalu campurkan SSG yang sudah dicampur dengan air dan tetes tebu tadi aduk sampai benar-benar rata kemudian masukan kedalam kantong plastik tunggu sampai minimal 1 jam.
   nb  saya sarankan kalau membuat pakan fermentasinya sekalian yang banyak kira-kira cukup untuk 3 sampai 7 hari atau lebih,semakin lama di kantong plastik semakin  baik.Terima kasih dan salam sukses

Jenis-Jenis Penyakit Yang Menyerang Ikan Lele

Penyakit pada ikan lele adalah salah satu faktor penting yang harus di perhatikan sebelum ternak lele baik untuk usaha pembesaran atau pembenihan ikan lele.Sebelum memulai usaha ikan lele kita harus mengatahui beberapa hal tentang lele mulai jenis-jenis lele berkualitas, jenis-jenis penyakit yang menyerang ikan lele dan juga kualitas makanan untuk ikan lele.Berikut ada jenis penyakit yang menyerang ikan lele dan juga serangan gejala dan cara penanggulangannya.

1.Kutu Air
Gejala serangan
  • Ikan menjadi kurus
  • Parasit menempel di kulit ikan,insang dan sirip
  • bagian tubuh yang di serang berwarna kemerahan
Penanggulangan
  • Celup ikan yang terinfeksi ke dalam larutan garam <NaCI> 20 g/1 air <2%>selama 5 menit
  • Pencegahan dilakukan dengan pengapuran kolam,kolam dikeringkan dulu,dosis kapur 200 g/meter
  • Saring air yang masuk ke kolam
2.Bintik Putih 
Gejala serangan
  • Ikan berenang sangat lemah dan selalu timbul di permukaan
  • Terdapat bintik putih di tubuh,sirip dan insang
  • Ikan menggosok-gosokan tubuhnya ke bawah kolam atau benda lainnya
Penanggulangan
  • Kurangi kepadatan ikan dalam kolam
  • Rendam ikan dengan larutan berformalin 25 ml/meterkubik air dan tambahkan larutan oxslate 0,1 g/meterkubik air,remdam selama12 sampai 24 jam
3.Serangan Cacing  di Kulit,Sirip dan Insang
Gejala serangan
  • Ikan kelihat besar tetapi badan kurus,kulit ikan suram dan sirip ekor rontok
  •  Ikan menggosok-gosokan tubuhnya ke bawah kolam atau benda lainnya
  • Tutup ikan tidak tertutup normal
Penanggulangan
  • kurangi kepadatan ikan dalam kolam
  • Ikan yang terserang penyakit celupkan ke dalam larutan formalin 250 ml/meterkubik air selama 15 menit
  • Perendaman dengan Methyline blue sebanyak 3 gr/meterkubik air selama 24 jam
4.Gatal
Gejala Serangan
  •  Ikan menggosok-gosokan tubuhnya ke bawah kolam atau benda lainnya
  • Gerakan ikan lemah dan kurus
Penanggulangan
  • Ikan yang terserang penyakit celupkan ke dalam larutan formalin 175 ml/meterkubik air selama 15 menit
  • Kurangi kepadatan ikan dalam kolam
  • Rendam ikan ke dalam larutan green oxslate 0,1g/meterkubik air selama 24 jam
5.Ginjal
Gejala serangan
  • Tubuh ikan berwarna gelap
  • Sedikit bercak darah pada pangkal sirip dada
  • Kadang di temukan benjolan di tubuh ikan
  • Kadang mata menonjol
  • Ada luka di ginjal dan hati
Penanggulangan
  • Pengobatan dilakukan pada periode awal dengan cara mencampurkan Sulphonamid kedalam kolam dengan dosis 100 sampai 200 mg/kg/hari diberikan selama empat hari berturut-turut
  • Ikan yang terserang segea di musnahkan dengan cara di kubur
6.Saprolegiasis
Gejala Serangan
  • Tubuh di tumbuhi sekumpulan benang halus seperti kapas berwarna putih kecoklatan
  • Bagian yang di serang di daerah kepala tutup insang ,sirip,dan bagian badan lainnya
Penanggulangan
  • Menjaga kualitas air dan kebersihan kolam
  • Hindari sesuatu yang menyebabkan luka pada ikan
  • Pengobatan bisa dilakukan dengan perendaman dalam Malachite Green Oxslate sebanyak 3 g/meterkubik air selama 30 menit
7.Penyakit Yang Di Sebabkan Oleh Myxosporensis,Myxobolus sp dan Myxona sp
Gejala Serangan
  • Terdapat bintil-bintil putih kemerahan di insang
  • Terdapat bisul di sekitar tubuh,bila bisulnya pecah keluar cairan keruh berwarna kuning
Penanggulangan
  • Keringkan kolam dan lakukan pengapuran,diamkan kolam selama 1 sampai 2 minggu
  • Pencegahan dengan cara penyaringan air yang masuk dengan menggunakan kerikil,pasir dan ijuk
8.Columnaris
Gejala Serangan
  • Ikan kehilangan nafsu makan
  • Infeksi di kulit kepala,insang,sirip dan bagian lainnya
Penanggulangan
  • Menjaga kualitas air dan kebersihan kolam
  • Rendam ikan memakai copper Sulfat 1 sampai 200ppm selama 1 sampai 20 menit
  • Atau rendam dalam Oxytetracyclin HCI dosis 10mg/L air selama 30 menit
9.Aeromonas hydrophila dan Aeromonas punctata
Gejala serangan
  • Warna ikan menjadi gelap,kulit kasar dan timbul perdarahan
  • Ikan kelihatan sulit bernafas berenang sangat lemah
Penanggulangan
  • Menjaga kualitas air dan kebersihan kolam
  • Lakukan penyuntikan Terramycine 25 mg/kg ikan dilakukan 3 hari sekali selama 3 kali
  • Bisa juga menggunakan Sulphonamid sebanyak 100 mg/kg ikan sehari selama 3 sampai 4 hari
Sebelum kita melakukan usaha ikan lele ada baiknya kita mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan ikan dan alangkah baiknya kalau ada seseorang yang membimbing sejara langsung.Sekian dulu artikel kali semoga bermanfaat dan salam sukses

sumber    berbagai sumber di google

Cara Memijahkan Ikan Lele Di Kolam Terpal

Usaha memijahkan ikan lele di kolam terpal memiliki beberapa keuntungan diantaranya tehnologinya mudah di praktekkan terutama bagi pemula,bisa dilakukan di lahan sempit,hemat air,sarana dan prasarana mudah di dapat.Sebelum memulai  pemijahkan ikan lele ada baiknya kita mengetahui jenis-jenis lele yang berkualitas ini menjadi bekal kita dalam menentukan jenis lele apa yang akan kita pijahkan.

 Pemilihan Induk Lele

Secara umum pemilihan induk berkualitas yang akan di pijahkan selain bersertifikat ,indukan juga harus sehat tidak terserang penyakit,organ tubuhnya lengkap dan tidak cacat.Berikut ciri-ciri indukan berkualitas

Jantan
#.umur 12 sampai 18 bulan
#.Berat 0,50 sampai 0,75 kg
#.Kelamin menonjol
#.Perut ramping

Betina
#.Umur 12 sampai 18 bulan
#.Berat 0,70 sampai 1 kg
#.Kelamin tidak menonjol
#.Perut buncit dan lembek
#.Fekunditas telur 40.000 sampai 60.000 butir/kg
#.Diameter telur 1,1 sampai 1,4

Sedangkan untuk ciri-ciri indukan lele yang siap untuk di pijahkan adalah sebagai berikut

 Jantan 
Alat kelamin menonjol,bentuk tubuh ramping,perut bila di urut keluar sperma dan gerakannya lincah.

Betina
Alat kelamin bulat berwarna merah,bentuk tubuh perut buncit bila di raba lembek,perut bila di urut keluar telur berwarna kekuningan,gerakan lamban.
Pisahkan induk jantan dan betina ini berguna untuk mempermudah pengontrolan dan juga mempercepat perangsangan pada saat pemijahan.Perlakukan indukan dengan istimewa baik dari segi makanan ataupun kebersihan kolam.

Pemijahan Secara Alami

Pemijahan secara alami dikenal juga dengan pemijahan natural spawning,ok langsung saja

1.Siapkan kolam pemijahan,isi dengan air maksimum 2/3 dari tinggi kolam
2.Siapkan babakan dari ijuk untuk tempat menempel telur,setiap 1 kg induk betina di perlukan 5 sampai 7 babakan dengan ukuran panjang 100 cm lebar 35 cm
3.Masukan babakan kedalam kolam usahakan ijuk terendam air
4.Masukan indukan dengan perbandingan 1 jantan 1 betina,masukan pada pagi atau sore hari saat suhu air rendah agar indukan tidak stres
5.Indukan biasanya memijah pada malam menjelang pagi,pemijahan terjadi ketika betina mengeluarkan telur dan kemudian di buahi oleh sperma induk jantan,telur yang di sudah di buahi akan menempel pada babakan,setelah selesai pemijahan angkat induk jantan dan betina pindahkan ke kolam lain,sementara telur di biarkan di kolam pemijahan untuk di tetaskan

Kelemahan dari pemijahan alami adalah tidak adanya kepastian kapan terjadinya induk memijah bisa 1 malam 2 malam bahkan tidak terjadi pemijahan tergantung pemilihan indukan sewaktu akan di pijahkan,untuk itu perlu pengawasan ekstra dan ketelitian dari kita.

Pemijahan Semi Alami

Perbedaan dengan pemijahan alami adalah sebelum  memasukan indukan kedalam kolam pemijahan indukan terlebih dahulu diberi perangsang agar indukan segera memijah dengan cara di beri suntikan kelenjar hipofisis atau hormon yang dijual dalam bentuk cair dengan merk dagang OVAPRIM.cara menyuntikan kelenjar hipofisis/ovaprim

1.Siapkan induk yang akan di suntik
2.Siapkan kelenjar hipofisis/ovaprim dengan dosis kalau menggunakan ovaprim 0,2 ml ovaprim per 1 kg induk betina yang akan di pijahkan dosis untuk induk jantan setengah dari dosis induk betina,kalau menngunakan kelenjar hipofisis 1 kg indukan memerlukan 1 kg bobot ikan lele yang di ambil kelenjar untuk donor
3.Lokasi penyuntikan di dalam otot bagian punggung,penyuntikan di lakukan dengan cara memiringkan spuit 45 derajat kearah depan atau belakang punggung induk lele sedalam 2 cm
4.Masukan indukan yang sudah di suntik kedalam kolam pemijahan dengan hati-hati

Karena ada rangsangan dari hormon yang disuntikan kemudian induk betina akan segera mengeluarkan telur dan kemudian di buahi oleh sperma induk jantan.Biasanya terjadi antara 10 sampai 14 jam setelah penyuntikan

Perawatan Benih Lele

Lama penetasan sanngat di pengaruhi oleh suhu air kolam pemijahan,kalau suhu air berkisar antara 22 sampai 25 derajat celcius telur menetas sekitar 30 sampai 36 jam.Saat proses pemijahan sebaiknya kondisi air bersih dan menjaga kualitas air.setelah semua telur menetas angkat babakan dan bersihkan.Pada hari ke 2 dan ke 3 larva sudah mulai kelihatan berenang dan berwarna hitam,dan hari ke 4 atau 5 larva harus di beri makan.makanannya berupa kutu air atau cacing sutra yng di potong kecin-kecil.Berikut upaya menjaga agar kesehatan benih lele tetap terjaga

#.Suhu air harus tetap di jaga agar benih tidak stres dan akhirnya menyebabkan kematian
#.Kotoran ikan dan sisa penumpukan pakan harus selalu di bersihkan
#.Pemberian pakan harus tepat waktu minimum 3 kali sehari
#.Penggunaan probiotik dan faksin untuk menekanmortalitas dan meningkatkan kelangsungan hidup ikan
Diberdayakan oleh Blogger.
Featured

Ad Home

LightBlog